Kamis, 17 Maret 2016

Ciri - ciri hidung merpati balap yang bagus

Hidung
Besar atau kecilnya bentuk hidung biasanya menentukan insting untuk pulang kandang.
Hidung besar seperti burung merpati pos, insting untuk pulang kandang sangat kuat. Sampai ratusan kilo meter masih bisa pulang kandang. Jadi jangan berkecil hati burung merpati anda punya hidung besar. Terus apa sih kelemahannya burung merpati yang berhidung besar? Jawabannya adalah kalau terbang nya tinggi tapi tak bisa menukik. Burung merpati jenis ini di Bandung di sebut "rambon". Tetapi ada juga sih satu dua yang bisa melawan kodrat dengan bisa menukik 90 drajat dari ketinggian tertentu.
Hidung kecil atau pada umumnya merpati tinggian, insting pulang nya jauh lebih rendah dari pada merpati pos. Ini bisa dibuktikan banyaknya merpati tinggian atau dasar yang hilang saat diterbangkan. Walaupun dengan jenis warna bulu blorok, hitam atau megan sekalipun. Mata yang baik merah asem, atau kuning dengan lingkaran luar merah sekalipun. Tetap saja resiko hilang tetap ada.
Ciri-ciri tua / muda nya seekor burung merpati bisa dilihat dari hidung:
Warna putih agak kemerahan dan terlihat basah: Ini burung muda sekali biasanya piyik atau piyik baru rampas.
Warna putih agak kemerahan tetapi tidak terlihat bash: Burung ini sudah dewasa dan siap untuk dimainkan sesuai dengan keahliannya. Artinya tinggian atau dasaran.
Warna putih tanpa kemerahan: Burung ini sudah mapan dan sudah tidak bisa dinaikan lagi kemampuannya. artinya kalau sudah dasaran yah dasaran terus kalau sudah tinggian yah tinggian terus.
Warna putih dan terlihat kering: Burung ini sudah tua alias tinggal diambil keturunannya saja.


Oleh Niam Lodaya pada 23 Desember 2012 pukul 22:22

Keberadaan Trah MB Juara

NO - NAMA BURUNG - POSISI
1. BATAVIA - MAKITA TEAM (JAKARTA)
2. MONSTER - TERORIS TEAM
3. JAGUAR, GALAXY, PIERO, JUNIOR-L - JAGUAR BIRD FARM(JAKARTA)
4. JOKO PEKIK, JANOKO - ILSOGNO(KELAPA GADING)
5. SINGALAGA,FERNANDO, PSK 66,PUTRA MENGGER,TERMINATOR - TEAM HOKI (BANDUNG)
6. NAGA SAKTI - TEAM DICKY (JAKARTA)
7. JAMAICA, ENDURO, SANGKUR, SINGA AFRIKA - PALEM (TASIK)
8. MATADOR (Bapak Terminator n kakak Monster), PUMA - TEAM FAIR (SEMARANG)
9. MARINA, NADINE - TEAM LEONARD (SEMARANG)
10. PENHAOUSE, HIPNOSTIS - TEAM BATAVIA
11. MARTINI - GATHOTKACA - TEAM FAREL
12. ANCAMAN / BALITUNGAN - TEAM BINTANG (SOLO)
13. SUPERBOY - TEAM FAMILY (SUMEDANG)
14. B2, PUTRA CPM - TEAM CPM
15. MAWAR - TEAM ASBETA
16. TORRES, BINTANG CPM/KHARISMA, OBAMA/BINTANG MONSTER - RIZKY THI
17. KELANA 6 / BIG BOSS - TEAM TOPSONG (KLATEN)
18. MEGALAMON - TEAM MICKY (SEMARANG)
19. PUTRA MADURA, TALIBAN - TEAM FERRARI (PEMALANG)
20. BINTANG ABS - TEAM ABS (PANDANAAN)
21. BUGGATY - TEAM BUGGATY (JAKARTA)
22. GADIS BALI - TEAM BISMA BOY (SOLO)
23. NAGA SALJU, GOLDEN WAYANG, NAGA CILIK, NAGA PUTIH, NEPTUNE, VENUS - TEAM JMS (SOLO)
24. SUPERMAN - TEAM EURO (BANDUNG)


Oleh Niam Lodaya pada 20 Januari 2012 pukul 10:25

TENTANG BURUNG BERNAMA JANOKO


Tidak bisa kita pungkiri bahwa mulai tahun 2006 hingga saat ini sejak Janoko ring 40 menjuarai Lomba SI di Surabaya, burung tersebut serta betina belahannya ibu dan bapaknya mencari incaran para mania andokan ditanah air. Namun Kemampuan Janoko yang kabar terakhir berada di Koneng Jakarta (Ilsogno) dan hampir tidak mengeluarkan bibit selalu menjadi incaran mania andokan setanah air bahkan serasa tidak lengkap apabila dikandang kita tidak ada trah janoko untuk bahan breding. Karena dari Trah Janoko dan betina sesarangnya dengan ring 41, banyak mengeluarkan pembalap – pembalap berkualitas baik dilomba lokal bahkan Nasional. Terminator dan Janoko junior ( Koneng), Pamungkas, Parikesit, Bintang Jakarta, Garis (Muksin), Condro, Pantai selatan, Keris ( Juara Aniversari 2012) (milik Fair team semarang) dan masih banyak lagi. Kalau kita mau jujur masih banyak lagi, baik dari F1, F2, F3 sprinter – sprinter ditanah air saat ini yang menjuarai lomba – lomba lokal dan nasional yang berasal dari trah Janoko, namun banyak juga mania andokan yang kurang sportif sehingga mencoba mengaburkan trah keturunan agar ternakan burung juara tersebut tidak ketahuan namun trah burung lain yang muncul, sehingga keaslian trah atau garis keturunan tidak jelas dan kabur. Memang dalam hal breding kita tidak bisa mengetahui berapa persen kontribusi kedua indukan terhadap anaknya 50 : 50, 70 : 30, atau 90 : 10, ini pun tidak bisa dilihat secara fenotif ( fisik luar ) saja, kita tentunya juga harus mempelajari hukum Gregor Johan Mendell  agar tidak cepat – cepat berkomentar tentang trah mana yang lebihdominan dalam daya turun keanakan. Mengenai Janoko anak dari Excellent memang tidak bisa disalahkan apabila itu dari jalur betina lain lagi bila dari jalur induk jantan.



Mengenai Janoko ring 40 yang fenomenal karena sampai tembus penawaran angka 750 jt, mungkin dapat dikatakan merpati paling mahal setelah leonard V&R 41. Namun bila dibandingkan dalam menurunkan kemampuan keanak cucunya baik Janoko ring 40 dan betina sesarangnya ring 41 dapat dibilang hampir merata. Sehingga kita perlu menggali keterangan  kepada mania Andokan Jember an. Patrik Haryanto ( masih keponakan alm. Ayin) serta Tapa ( Mantan joki Janoko team) dengan beberapa kru janoko team Jember yang mengetahui persis silsilah Janoko. Menurut keterangan orang – orang tersebut Janoko sebenarnya bukan anakan langsung dari Excellent namun cucu. Janoko sebenarnya anakan langsung dari burung yang bernama Balik Nama disilangan dengan betina hasil silangan Excellent dengan betina Megan kaki berbulu gondrong ( trah Masa kini Nyo situbondo).  Sehingga tidak perlu heran kalau keturunan Janoko sewaktu – waktu akan keluar anakan yang kaki berbulu gondrong, sedangkan untuk ciri – ciri lain yang tidak bisa di pungkiri bahwa keturunan janoko pasti sewaktu – waktu akan keluar warna kelabu tongkol atau seperti ungu. Sehingga Janoko ring 40 merupakan hasil silangan Balik nama dengan anak Excellent X betina anak Masakini (Nyo situbondo).
   Menurut keterangan Patrik dan Tapa bahwa Balik Nama adalah burung asli dari situbondo berwarna Kelabu Tongkol ( mirip Janoko Junior sekarang ada di Fair Team semarang ) dengan selap putih disayap sebelah kiri bulu nomor 4 dan 6 serta tidak menggunakan ring (non ring), bentuk badan agak gundek. Balik Nama sendiri anak dari Janur Kuning (Situbondo) dengan Betina warna Tritis Ring CHO (trah Cempaka), sedangkan kakek Balik nama adalah burung yang bernama Cepe dan kakek buyut Balik nama adalah Micky (Nyo Situbondo) disilang dengan betina anak 45 dimana burung tersebut juga masih milik Nyo. Untuk Janur Kuning sendiri merupakan burung yang banyak mengeluarkan burung – burung top pada masa itu seperti Angel dan Baret merah (Nyo Situbondo) namun beda Indukan dengan Balik nama, Janur kuning sendiri pemilik aslinya Yadi orang tuanya Sun Situbondo, keterangan ini dibenarkan oleh Didik samo jokinya Nyo Situbondo pada saat itu.




 Asal muasal Balik nama sendiri adalah milik saudara Naiming (Situbondo) yang diternak oleh sdr. Yadi dimana pada saat itu sdr. Naiming membawa betina tritis Ring CHO (trah Cempaka) kemudian keluarlah Balik Nama. Setelah dewasa Balik nama mulai menunjukkan keisitimewaanya yakni dengan type terbang lop panjang – panjang dengan tembak yang keras, namun pada saat itu Balik nama terdapat kendala tidak mau hinggap di betinanya. Karena keistimewaan tersebut sehingga dibeli oleh Sdr. Patrik Haryanto seharga Rp. 7.5 jt pada tahun 1999.
Anak – anak Balik nama menurut pengamatan Patrik dan Tapa bukan hanya Janoko ring 40 yang sekarang ada di Koneng (ilsogno) namun semuanya ada 7 (tujuh) ekor, baik yang masih ada maupun yang sudah hilang. Anak pertama Balik nama semasa masih dilatih oleh Patrik, saat istirahat mabung dijodohkan dengan Betina anak Kalibek keluar 2 ekor, 1 ekor hilang pada saat mengikuti Lomba SI tahun 2000-an di Laguna pada saat itu Leonard juara I ketemu Irama Achien  semarang, Sedang yang satu Warna kelabu silver Tongkol ring TB 003 (sekarang ada di Janoko Mozart team semarang).
Setelah kondisi berumur sekitar tahun 2002-an, Balik Nama diistirahatkan dititipkan dikandang Janoko team Jember untuk diambil anaknya. Pertama di silangkan dengan betina Excellent X Masa kini ( namun bukan induk janoko) keluar 3 (tiga) ekor, 2 ekor warna kelabu dan tritis dijual ke H. Durahman (jember) dan keduanya hilang di lapangan Jenggawa dan Semba (Jember) sedang yang satu warna kelabu tongkol selap ring Janoko 18 sekarang berada di Kandang Janoko Mozart team, kemudian Balik Nama dijodohkan kembali dengan adiknya masih anak Excellent dan betina anak Masakini (betina kelabu terang ada selap putihnya, betina tsb hilang di Bali pada saat dipinjam oleh Janoko Mozart team dulu Deltig Mozart) hanya diambil satu teloran maka keluarlah Janoko Ring 40 dan betina ring 41 ( yang saat ini berada di Koneng Jakarta). Kemudian di silang kembali dengan betina Gambir ( trah Mama Chelsie ) yang dibawa oleh (alm) Linan (Situbondo) keluarlah Micky ring Janoko 73 ( saat ini juga berada di Janoko Mozart team Semarang) kemudian setelah mengeluarkan Micky, Balik Nama hilang dikandang beserta indukannya dan sampai saat ini tidak terdeteksi dimana rimbanya. Sedang untuk saat ini anak – anak Balik Nama yang masih termonitor ada 4 ekor, 1 ekor di Jakarta dan 3 ekor di Semarang.

Oleh Niam Lodaya pada 16 Januari 2013 pukul 3:00

SISTEM POIN PUTARAN LOMBA MERPATI BALAP

SISTEM POIN DALAM PERLOMBAAN MERPATI BALAP :

Lomba Utama

Juara 1 : 160 Point
Juara 2 : 120 Point
Juara 3 : 100 Point
Juara 4 : 80 point
Juara 5 - 10 : 40 Point

Seri Perang Bintang

Juara 1 : 16 Point
Juara 2 : 14 Point

Seri A

Juara 1 : 12 Point
Juara 2 : 10 Point

Seri B

Juara 1 : 8 Point
Juara 2 : 6 Point

Seri C

Juara 1 : 6 Point
Juara 2 : 4 Point


Oleh Niam Lodaya pada 31 Januari 2013 pukul 19:24

SILSILAH TRAH JUARA

Trah Darah Juara

* Khayana, anak Jantan Pelor dari Pak Bandik Madura, ibu misterius, karakter dari Khayana adalah : harus terbang sendiri, kalau burung lawan berhasil gandeng, Khayana pasti kalah, kalau pelepas berhasil melempar mentang, pasti Khayana akan terbang sendiri, sprint dari start sampai ke betina dengan kecepatan di atas rata-rata burung merpati balap manapun yang ada (luar biasa istimewa), cuma masuknya dari 20 m udah melayang seperti kapal.
* Mama Chelsie, bapaknya anak dari "Anak Manja" milik Pak Saryono Jember, ibunya anak Rekong milik Hok-Lay Jember, mama Chelsie ini masih saudara Micky, burung legendaris tahun 1990-an, dari mama chelsie ini keseluruhan anaknya pernah menjadi burung hebat dan juara, kecuali Olympus, belahan Sinar, dan dari anak-anaknya keluar burung-burung yang malang melintang di arena balapan merpati saat ini.
* Karakter mama chelsie adalah terbang sprint yang cepat dan tembakan yang dahsyat. Maka kombinasi Khayana dan mama chelsie sampai saat ini belum mampu disaingi kombinasi darah manapun.
* Putra Tasik, bapaknya burung tinggian sarlung namanya Singa, dijodohkan dengan betina namanya "ADOK", adok ini adalah belahan "MAYOR", mayor anak Khayana burung legendaris 1990an.
* Rencong burung legendaris 1998, bapaknya anak Isabela (ternakan Acun Mitra), bapaknya belum sempat dilatih, karena belum ada nama, dipanggilnya Isabela juga, ibunya adalah anak "DRAGON", dragon sendiri adalah anak Khayana.
* Predator dari DR-8, bapaknya adalah anak dari anak Bintang Agung (Acun Mitra) dengan betina Mama Chelsie.
* Sang-sang, burung legendaris 1998-2000, ternakan Pak Hasan Yoma, Cirebon, dulu Khayana ada di kandang pak Hasan dijodohkan dg mama chelsie, keluar : Garis, Chelsie, Iguana, Meong, Sang-sang, Putaw, Atlantic, Primadona, Buntung. Sang-sang adalah burung tercepat yang pernah saya temui di arena balap merpati di Indonesia setelah khayana, pada saat sangsang fit atau kerja, burung-burung yang pernah ketemu sangsang rata-rata ditinggal di atas 300 m. Di antara keturunan Khayana yang terbangnya mirip Khayana hanya SANGSANG, muka sangsang mirip Mama Chelsie. Anak dan cucu sangsang banyak yang menjadi juara 1 dan 2 lomba utama nasional, sebut saja Gumilang, Viking, Ababil, Berlian, Colombia atau Kelabang Hitam, Road Star, Singa Muda, Guntur, Gesper (Roy Akas) dll.
* Leonard, anak dari adik Beatle (burung juara ternakan Acun Mitra) dengan betina CHO kakak Putaw, betina ini adalah ibu dari Reanaged atau RG, KONON waktu diborong Ko Apin dari kandang DR-8, pasangan adik Beatle ini sedang giring, tapi ibunya tidak lama kemudian mati meninggalkan telor Leonard.
* Codet, anak Roda Gila dengan betina darah Sultan (burung legendaris darah Mercynya Wahing-Malang), ternakan Acun Mitra, menurunkan burung dengan karakter sprint dan tembak yang luar biasa.
* Dinasti, anak Khayana, saat ini keturunannya sedang In atau ngetrend di arena balap nasional, sebut saja Enduro, Singalaga, Singo Edan dll.
* Batavia, ternakan CHO, banyak menurunkan burung juara, sebut saja, Komentator, PSK 66, Tiger Wood dll.
* Olympus, anak mama chelsie, juga banyak menurunkan burung merpati papan atas, sebut saja Siliwangi, Prothon dll, Ring ALOEN..
BY : OM HAJI ALVIN MAHARDIKA BF

VITAMIN UNTUK MATERI TERNAK / INDUKAN

VITAMIN UNTUK MATERI TERNAK

Indukkan harus tetap diberikan vitamin, karena untuk meproduksi telur yg baik merpati betina harus benar2 sehat sehinggga embryo dan cangkang telurnya baik
perawatan merpati yg baik harus dimulai dr indukkan yg sehat sehingga anak2nya lebih tahan dr penyakit nantinya
vitamin2 cukup banyak macamnya tinggal kita tentukan pilihan kitanya, maaf ini apa yg sy lakukan pd perawatan merpati saya mungkin jg blm tentu benar semuanya

Untuk vitamin saya pakai produk vetafarm, merpati untuk jadi sehat dibutuhkan vitamin, mineral, protein dan jg asam amino untuk membantu merpati menyerap kebutuhan vitamin kedalam tubuhnya
protein bs didapat dari campuran makanan yg diberikan kalau sy pakai jagung 65%, kacang hijau 15%, beras merah 10%, milet 5% dan kacang tanah 5%

untuk indukkan saya hanya kasih soluvet, tracmin, probotic dan dnutrical saja kacang tanah dikasih terakhir saja kalau ngak yg lainnya ngak dimakan sama brg nya
dan ekali kali dikasih livertonic.
 
By. Ilsogno BF
 

The Secret of the Champions

'RAHASIA'Dalam memelihara merpati banyak cara untuk mencapai keberhasilan baik
dalam beternak maupun dalam lomba, namun semua memiliki kesamaan bahwa
kita tidak boleh mentolerir terhadap burung yang terus menerus sakit dan
memerlukan pengobatan dan kita harus memiliki asumsi bahwa burung
tersebut memiliki kondisi yang tidak baik untuk dipelihara. Burung yang
kita pelihara baik sebagai Breder maupun croser harus memiliki kondisi
kesehatan super. Kesehatan pada merpati tidak datang dengan sendirimya
namun perlu perawatan yang intensif dan terus menerus selain vitamin,
suplemen dan obat – obatan yang mendukung sangat diperlukan kebersihan
kandang, sangat mustahil burung yang juara dengan sendirinya tanpa
perawatan yang serius. Dalam memelihara merpati mungkin anda kurang
memperhatikan burung yang tahan akan penyakit, perubahan iklim, bakteri
dan virus. Kadang kala kita jumpai burung piyik dari trah burung
terkenal dan hebat namun piyik ini sering sakit – sakitan serta selalu
memerlukan perawatan extra dari yang lainnya, kita pun sayang karena
kita kwatir, mudah – mudahan setelah dewasa bisa juara seperti
indukannya atau seperti nenek moyangnya dan perhatian kita terfokus pada
merpati tersebut. Ini adalah awal ketidak berhasilan kita dalam
beternak dan memelihara merpati karena burung yang lebih bagus akan
tidak terawat karena perhatian kita terbagi terhadap burung – burung
yang memerlukan perhatian lebih. Banyak peternak bertanya-tanya
'apa yang harus saya berikan burung untuk membuat merpati lebih sehat?
"Itu adalah pernyataan yang salah”. Pertanyaan seharusnya adalah :
Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan burung yang kuat oleh
perubahan cuaca, burung dengan kekebalan yang baik yang tidak memerlukan
obat-obatan terus-menerus? Jawabannya adalah seleksi. Anda harus
jeli dan kejam terhadap hasil ternakan dan semua merpati yang kita
pelihara harus diperlakukan sama, bila piyik yang menetes mau berkembang
menjadi dewasa dan selalu menunjukkan gejala yang selalu sakit –sakitan
maka anda harus gunakan tangan besi untuk menyingkirkannya. Dalam
melakukan seleksi pun harus anda lakukan terhadap merpati yang diternak
bahwa merpati yang memasuki masa ternak harus dalam kondisi fit dan
sehat serta tidak dalam kondisi stress apalagi sakit sehingga mulai
memasuki masa menjodohkan, bertelor, mengeram, meloloh kita sudah
melakukan seleksi dan kita sudah mengamati sejak awal. Penilaian terhadap Prestasi Merpati Beberapa pernyataan penilain terhadap merpati, yakni : • Beberapa orang berpikir bahwa burung berasal dari Trah yang baik akan menurunkan anakan yang baik.
• Burung berasal dari Trah yang baik bila dilatih tidak menunjukkan
kinerja yang baik harus segera di Upcare atau disingkirkan karena burung
yang baik akan mudah dilatih atau ada peningkatan setiap dalam latihan.
• Burung yang diternak bila dalam empat tahun tidak memberikan
keturunan yang baik untuk tidak dilanjutkan mengambil keturunan, bila
akan hanya tetap dipelihara minimal bisa menjadi lolohan yang baik, agar
tidak mempersempit kandang ternak. • Merpati yang telah berumur 2
tahun tidak ada peningkatan prestasi / kinerja harus segera
disingkirkan karena akan jarang terjadi peningkatan prestasi terhadap
merpati yang umurnya semakin meningkat menjadi tua. • Burung yang kinerjanya baik akan mampu menunjukan prestasi dalam kurun waktu 2 tahun. MENYELEKSI MERPATI SEJAK AWAL
Semakin awal anda melakukan seleksi maka akan semakin baik. Bahkan Anda
sudah dapat memulai seleksi burung ketika masih dalam telur. Beberapa saran tentang pemilihan:
• Bila telor yang akan anda tetaskan 'berkerak' skala berpori maka
segera singkirkan atau buang karena belum ada burung yang baik berasal
dari telor yang berkerak atau berpori. Telur harus mengkilap dan
mengkilap, sama seperti merpati sehat. Singkirkan telur dengan skala
berpori berkerak. • Bila Anda akan memasang Ring pada satu piyik
berusia seminggu, mungkin anda akan melihat piyik yang berkaki lebih
kecil dibanding piyik yang lain dengan usia yang sama maka akan lebih
baik disingkirkan karena burung tidak akan menjadi baik karena burung
yang berpotensi juara akan sehat sejak dari piyik karena ini adalah
merpati tanpa masa depan. • Hati-hati untuk piyik yang selalu
mencicit di sarang. Ini mungkin disebabkan oleh kanker (trikomoniasis)
dan tidak kuat akan pengaruh obat-obatan atau vitamin yang diberikan.
Tapi terhadap peternak yang baik ia akan peka terhadap piyik yang
seperti ini dan akan segera memberi pengobatan. Dia sadar akan bahaya
dan tindakan pencegahan trichomoniases. Secara umum piyik yang mencicit
terlalu banyak tidak baik. Sekali lagi: Singkirkan mereka! Mereka adalah
merpati tanpa masa depan dan tidak akan berprestasi. • Juga agar
diperhatikan sarang yang ada piyikannya selalu basah. Mereka basah
karena indukannya terlalu banyak minum sehingga meloloh terlalu banyak
air bukan sari – sari makanan. Ini memiliki alasan, Merpati yang minum
terlalu banyak tidak dalam kondisi yang baik ada sesuatu yang salah
dengan pencernaan. Untuk meneruskan meloloh dengan indukan yang seperti
ini adalah hal yang buruk. Hal ini juga bisa disebabkan oleh piyikan itu
sendiri yang tidak memiliki kekuatan untuk membuang kotoran dipinggir
sarang karena piyikan yang pandai akan membuang kotoran dipinggir
sarang, sehingga ini salah satu kriteria untuk menyingkirkan piyik
seperti ini. • Kadang-kadang Anda melihat bulu-bulu di pundak
belakang burung piyik yang tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan
burung piyik yang usianya sama, burung piyik yang demikian lebh baik
disingkirkan karena menandakan tidak memiliki vitalitas untuk mencapai
prestasi yang lebih baik / menjadi juara • Bila anda telah meyapih
burung piyik, kemudian setelah turun kandang selalu minta makan / loloh
burung2 yang ada disekitarnya baik yang bukan indukannya menandakan
burung piyik tsb tidak memiliki pendirian atau karakternya tidak kuat.
• Ciri – ciri ini pun ditandai sejak burung masih piyik dimana burung
yang berukuran besar lebih banyak diam kurang bergerak sehingga malas
utk kesana kemari, burung yang lebih banyak dilantai dan tidak mampu
bertengger menandakan burung ini malas untuk bergerak. Merpati yang kuat
yang memiliki bentuk tubuh proposional modern agak kecil. KESALAHAN YANG SULIT DIHILANGKAN
Hal ini sering terjadi oleh setiap peternak dan terjadi kekeliruan
terus menerus di mana banyak terjadi kesalahan dimana banyak membiarkan
piyik untuk terus berkembang hidup sampai dewasa padahal piyik tersebut
tumbuh dalam keadaan tidak sehat. Dan ini tidak pernah terjadi dimana
burung Juara, sejak usia piyik selalu sakit – sakitan dan begitu
besarnya akan menjadi juara. Mulai sekarang bila anda melihat burung
yang sejak piyik sakit – sakitan segera di singkirkan karena Kesehatan
yang baik adalah hal utama yang dibutuhkan pada burung pada usia berapa
pun. Burung yang berpotensi dan memiliki peluang untuk menjadi juara
harus selalu sehat sampai usia berapa pun, karena untuk menjadi burung
juara hal yang paling utama adalah burung harus selalu sehat. CIRI POSITIF BURUNG YANG MENDIRI DAN BERKARAKTER
Selain ciri kesehatan yang utama bagi burung yang baik maka ciri lain
yang dapat dikenali dengan mudah terhadap burung piyik yang mandiri dan
berkarakter adalah burung tersebut akan selalu berusaha ditempatnya dan
tidak mudah berpindah – pindah dari tempatnya sekalipun di suasana
gelap. Ini salah satu ciri burung yang mandiri dan berkarakter dengan
mempertahankan tempat tinggalnya serta tidak berpindah – pindah. DI KESIMPULAN
Merpati dengan bentuk tubuh proposional yang sempurna, mata yang
sempurna, bulu sempurna dan bahkan silsilah Trah burung juara merupakan
burung yang memiliki nilai yang tinggi namun belum tentu bisa menjadi
juara. Ini merupakan salah satu problematik yang harus bisa dipecahkan.
Seorang Care master akan selalu mengutamakan kesehatan dalam memilih
merpati yang baik namun hal penting dalam menilai burung yang baik tidak
akan pernah ditinggalkan seperti merpati harus berkarakter, mampu
berorientasi wilayah dengan cepat, memiliki kecerdasan yang baik,
stamina yang baik, sedang kemampuan beradaptasi dengan wilayah tidak
bisa dilihat dengan mata kecuali dengan ditest dilapangan. Jadi
kesalahan menilai Racer akan tejadi bila menyampingkan kesehatan burung
tersebut karena hal utama untuk seekor racer adalah harus selalu dalam
kondisi sehat. Jangan pernah melombakan burung dalam kondisi yang kurang
sehat karena akan memperburuk prestasi burung tersebut. Jangan pernah
berpikir obat dan vitamin atau doping akan membuat burung merpati
terbang lebih cepat atau untuk menjadi pemenang/ juara. Orang-orang
Belgia dan Belanda seperti Klak, Engels, Houben dan banyak lainnya yang
telah berhasil mencetak sprinter – sprinter burung pos sehingga sukses
sepanjang hidup mereka namun mereka tidak seperti dokter atau ahli kimia
yang memiliki pikiran dimana obat, vitamin dan jamu dapat mempercepat
terbang merpati sebaliknya obat dan lain sebagainya hanya membuat
burung menjadi sehat. Dan mereka semua memiliki kesamaan bahwa mereka
menyadari untuk mencetak sprinter atau racer yang baik harus melalui
seleksi. Selain hal – hal diatas yang telah disebutkan untuk mejadi
burung juara harus dilaksanakan manajement secara benar dan tepat lalu
kontinue serta adanya hubungan yang harmonis sesama anggota team. The Secret of the Champions... selamat menyimak bila ada yang tidak sesuai silahkan koreksi....

Oleh San Miguel PF pada 12 Juni 2013 pukul 8:13

Artikel tabloid BnR Edisi 65, Minggu III April 2010 ini. Edisi ini menampilkan foto, silsilah indukan beserta prestasi para burung balap jawara liga tabloid BnR 2010


Peringkat-Nama Burung- Ring- Pemilik-Asal-Indukan
1.Jai - WAT - Yeye - Bandung-Senopati x Zamorano - Singa Putra x Adik Jamaica

2.Bintang Bandung - Hoki - Kiki Hoki - Bandung - PSK66 x Anak Jendral

3.Singa Star - Palem - Akiu - Jakarta - Singa Afrika x Adik tigerwood
4.Hipnotis - Inovasi - Johan - Jakarta - Matador x Anak Inovasi
5.Balrock - Cumi - Aying - jakarta - Anak Cumi x Anak Duyung Mas
6.Maxi - Ilsogno - Koneng - Bandung - Joko Pekik x Anak jendral
7.Bintang Alas Roban - - H Martunda - Jakarta - Ring Red Devil x Ring Bima x Ring Predator
8. Jendral Kim - Sang Sang - Kirwan - Jakarta - Roadstar x Hitler
9. CBR - - H Kilmi - Gresik - Ring Monster x Ring Zamorano
10. Kumlot - Lion - Akiu - Jakarta - Paser x Seibu dgn jamaica
Oleh Niam Lodaya pada 20 Januari 2012 pukul 22:53

Mengeluarkan Telur Menyumbat (tidak bisa keluar secara alami)

Cara mengeluarkan telur yang menyumbat (tidak bisa keluar secara alami) pada merpati betina:

1. Pijit bagian ujung dalam telur/paling dalam telur
2. Pijit perlahan sesuai jalur keluarnya telur. Hati-hati jangan sampe telur pecah di dalam
3. Istirahatkan jika perlu, kurang lebih 2-3 menit
4. Mulai kembali memijat secara perlahan sampai telur keluar
5. Setelah telur keluar, berikan amoxilin 1/2 tablet (dosis 50mL)

Metode di atas sangat rentan, jika dirasa telur hanya terlambat keluar sekitar 1-2 hari (dan tidak mengganggu kesehatan burung) sebaiknya ditunggu sampai keluar dengan alami.
Semoga bermanfaat.

Written by: Lodaya BF

PANDUAN MEMILIH INDUK & PLAYER MERPATI BALAP

Menentukan MB yang memenuhi syarat untuk dijadikan Induk dan Player bukanlah hal mudah, namun bukan merupakan hal yang mustahil dilakukan. Berikut adalah panduan yang dapat digunakan untuk memilih calon Induk dan Player:

1. Pernah memperoleh juara, baik Galatama atau LU (indukan)
2. Kepala berbentuk mirip jambe (pinang), model jet
3. Bentuk paruh tipis, tidak terlalu tebal
4. Kornea mata hitam dapat bergerak fleksibel, mampu membesar dan mengecil bila terkena sinar
5. Bentuk leher: lurus, agak panjang (proporsional)
6. Engsel sayap: rapat (jari telunjuk tidak masuk), dan otot di pundak besar
7. Lar dan lidi sayap: tebal dan lurus
8. Tulangan badan: panjang & kokoh
9. Tulang bawah panjang, jarak dgn capit udang dekat
10. Capit udang panjang agak kebawah keras tulangan agak keras, dengan tujuan bila tembak kencang tidak mudah sakit karena tulangnya keras
11. Bulu ekor lentur agak kaku
12. Kaki tidak terlalu pendek atau sedang, namun kering kokoh
13. Pegangan lentur atau agak kaku namun kokoh

14. Ukuran besar tubuh proporsional (tidak terlalu besar atau kecil)

Kriteria tersebut bersifat guidelines dan bukan rules, tidak sama untuk semua burung.
Semoga bermanfaat.

Written by: Janoko Mozart BF
Edited: Nominal

DAFTAR HARGA OBAT MERPATI


Bagi teman2 yg kesulitan dalam mencari obat merpati, khusus nya yg berada di luar daerah, dapat menghubungi kami di 085336126512

PRODUK Medipet made in afrika

1.    MEDIWORM adalah obat yang berguna untuk membasmi cacing bundar,
cacing rambut, cacing pipih/pita. Isi 100 tablet Rp140.000, isi 50 tablet Rp75.000, isi 20 tablet Rp35.000.

2.    MEDITRICH tablet yang berguna dlm pencegahan dan pengobatan
terhadap penyakit trichomoniasis / goam pada merpati. Tablet ini mengandung : metronidazole 100mg. Isi 100 tablet Rp80.000, isi 50 tablet Rp45.000, isi 20 tablet Rp20.000

3.    4 IN 1 TABLET, digunakan apabila diagnosis terhadap jenis penyakit yg Penyerang merpati sulit dilakukan/dideteksi . Tablet ini bisa mengobati penyakit goam, berak hijau,uci2 dan coccidiosis. Isi 100tablet Rp170.000, isi 50 tablet Rp95.000, isi 20 tablet Rp40.000

4.    RONSEC, berguna dlm pengobatan terhadap penyakit Goam yang sudah
akut. Tablet ini mengandung : Ronidazole 25mg, secnidazole 25mg. isi 50 tablet Rp125.000, isi 20 tablet Rp55.000

5.    COXIMED, tablet ini berguna dalam pencegahan dan pengobatan penyakit coccidiosis pada merpati. Isi 100 tablet Rp120.000, isi 50 tablet Rp65.000, isi 20 tablet Rp30.000

6.    DOXYBIRD, tablet ini berguna dalam pengobatan penyakit saluran pernafasan pada merpati yakni bersin, pilek, liur berlebihan, ngiler,ngorok, mata berair, muka bengkak(bulu kepala naik), Tablet ini mengandung doxycycline 7.5mg. Isi 100 tablet Rp800.000, isi 50 tablet Rp45.000, isi 20 tablet Rp20.000

7.    HEN, berguna unt kesuburan merpati betina. Isi 100 tablet Rp150.000, isi 50 tablet Rp80.000, isi 20 tablet Rp35.000

8.    COCK, berguna unt kesuburan merpati jantan. Isi 100 tablet Rp150.000, isi 50 tablet Rp80.000, isi 20 tablet Rp35.000

9.   LEWERSTIM, berguna unt melindungi, memelihara dan mengembalikan
fungsi liver(hati) merpati agar tetap sehat. Isi 100 tablet Rp100.000, isi 50 tablet Rp55.000, isi 20 tablet Rp25.000.

 

or

 081325737388. 

 

MENGATASI BETINA YANG TIDAK BERTELUR





Betina yang pantatnya seksi (kata orang penuh lemak)...bila dikawinkan dengan pejantan akan tambah seksi tapi tidak mau bertelur, sebelum pantatnya jadi seksi betinaan tersebut aktif bertelur.
Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut.
1.      Burung di sendirikan dulu dan di kasih makan gabah padi ( Bisa di campur ) dan penjemuran di lamakan ( Perawatan kurang lebih 1 Bln ).
Trus kalo cangkang lembek di beri nasi yg sudah di keringkan/ di jemur ampe kering. Dan di kasih Grit. Klu Cangkang Normal di kasih makan Biji buah pepaya sampai penuh 1 temboloknya / udang EBI 9 biji (sebelumnya direndam dulu di air hangat sampai agak lunak ).
2.      Coba kasih vitamin ayam petelur.
Ada berbagai macam merk yg mudah dibeli di tempat penjual pakan ayam.
Mis : Egg Stimulant, Ryomicin, dll.
Jangan lupa kasih obat cacing, kondisi badan harus stabil (tidak kurus / kegemukan).
3.      Saya juga pernah mengalami hal tersebut. Sampai 7 teluran kosong melulu. dan pernah saya tanyakan ke dr. eddie. ini kutipan dari email yg saya terima dari dr. eddie " Fertilitas telur merpati anda mulai menurun sehingga telurnya kosong. Agar fertilitas dan daya tetas telur merpati anda tinggi (telur isi dan menetas semua), perlu mendapat mutivitamin penyubur "VITALUR" selama 14 hari kemudian cukup 2x seminggu. Vitalur sudah tersedia diberbagai kios. Disamping itu, merpati betina, tiap pagi harus dimandikan dan langsung dijemur selama 5 hari berturut turut untuk merangsang syaraf dan otot sistem reproduksi "




BAGAIMANA MENGATASI PEJANTAN YANG SUDAH TIDAK MENGELUARKAN BIBIT

Betina telurnya selalu bening, ini bisa berbagai macam sebab. Intinya tdk ada sperma yg membuahi.
1.   Tidak kawin.

Karena sesuatu hal, pejantan tdk mempunyai gairah utk kawin. Bisa juga betinanya yg tdk mau dikawinin.

2.   Kawin tapi bermasalah.

Posisi kawin yg jelek, mungkin krn pincang atau betina ngamuk terus.
Bisa juga krn bulu di sekitar anus merpati terlalu lebat, sehingga sperma nyangkut disitu. Yang paling umum adalah krn sperma 'kering'. Atau produksi sperma sangat sedikit dan kurang berkualitas.


SPERMA BURUNG KERING

Utk masalah sperma 'kering', seorang teman asal Madura pernah memberi saran agar burung dikasih makan daging kerang setiap hari. Tdk usah terlalu banyak, cukup seujung jari kelingking saja tiap pagi dan sore. Tapi efeknya adlh, bulu cepat rontok. Sepertinya tdk masalah krn burung bukan untuk lomba.
Selain itu, biarkan dulu burung menjadi lolohan sebelum diambil anaknya.
Saya sudah coba, dan berhasil. Tapi tidak bisa 100% seperti semula. Terkadang hanya 1 telur yg menetas. Selain itu, setiap bertelur, sy biarkan dia mengeram 10-12 hari. Tiap 3 teloran, sy biarkan dia meloloh sendiri anaknya.
Logikanya, kerang mengandung zink dan mineral tinggi yg berguna membentuk sperma. Dibiarkan loloh berguna agar burung tdk kawin utk beberapa waktu sehingga memungkinkan produksi sperma agar berkualitas.
Atau dengan diberi telor keong sawah kemudian diberi air kelapa secara rutin, tujuannya selain untuk meningkatkan hormon yang mulai kering dan untuk menghilangkan efek racun atau jamu/obat – obatan yang pernah diberikan kepada burung tersebut semasa masih dilatih.....


STREPTOCOCCOSIS

Streptococcosis ini penyakit yang sangat sulit dideteksi kalau hanya melihat gejala fisiknya saja karena bisa menyerupai gejala penyakit lain. Penyebabnya bakteri streptococcus yg berkeliaran di udara dan debu. Burung yang punya daya tahan tubuh bagus, bisa hidup berdampingan dengan bakteri ini. Tapi apabila kondisi drop bisa menyerang berbagai organ tubuh, mulai dari syaraf, hati, hingga pusat reproduksi. Apabila menyerang syaraf otak, maka gejala yang terlihat burung akan kehilangan keseimbangan waktu berjalan (disorientasi) dan kalau sudah akut kepala bisa tengleng seperti kena virus ND.

Kalau menyerang otot, maka akan menyebabkan pembengkakan terutama pada bagian dada dimana terlihat pucat dan bengkak. Kalau menyerang persendian maka gejala yang terlihat seperti burung kena Salmonella (uci-uci), yaitu pembengkakan pada joint, terutama di kaki dan sayap. Kalau yang terserang saluran pencernaan, maka gejala yg terlihat seperti coccidiosis, yaitu diare dengan kotoran berwarna hijau.

Kalau menyerang saluran pernafasan gejalanya seperti snot, yaitu mata merah, hidung meler dan sesak napas. Yang agak repot kalau dia menyerang hati atau jantung, meskipun bisa sembuh biasanya burung sudah tidak bekerja secara optimal karena akan menghadapi masalah pernapasan. Sterptococcus juga dapat mempengaruhi kesuburan jantan maupun betina kalau menyerang organ reproduksi.

Kalau bakteri ini sudah menyerang berbagai bagian tubuh , maka akan terlihat sebagai suatu komplikasi berbagai macam penyakit (diare, tengleng, bengkak di bagian dada dan persendian, jalan sempoyongan, mata Merah, hidung meler,  dan sesak nafas).
Burung yg terkena bakteri ini bisa mati hanya dalam waktu 2-3 hari tanpa ada gejala yg mencolok, selain burung lesu dan bulu njegrak, tapi ada juga yg bisa bertahan antara 6-8 minggu. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini bisa sembuh, namun kalau yang terserang organ reproduksi, jantung atau liver, maka dampaknya akan lama atau bahkan permanen.

Pengobatan penyakit ini bisa menggunakan anti biotik berbahan ampiciline atau doxycycline (ini menurut Dr. Colin Walker). Amoxicure juga bisa, karena ini jenis antibiotik yang sifatnya umum (general), terutama untuk bakteri yang sensitif terhadap amoxyline.
Karena gejala fisik burung yang terkena streptococcus sulit di simpulkan secara pasti, memang ada baiknya menggunakan anti-biotik yg lebih umum seperti Amoxicure atau antibiotik lain yg menggunakan bahan dasar ampiciline. Menurut penelitian, Baytril mempunyai tingkat efektifitas 30 % terhdap streptococcus dan antibiotik berbahan sulfur (biasanya berwarna kuning), tingkat efektifitasnya hanya 10 % saja.


 

 

RING MERPATI

Banyak pertanyaan dan bahkan sudah sering pula diulas tentang ring pada merpati dalam hal ini Merpati Balap.
Tulisan sederhana ini dibuat untuk memfasilitasi pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul tentang ring agar tidak ditanyakan ulang.

Ring adalah cincin yang dipasang pada pergelangan kaki burung merpati. Bisa dipasang di kaki kanan, kaki kiri, atau bahkan keduanya menurut kemauan peternak.Fungsi pemasangan ring adalah sebagai penanda identitas burung tersebut. Parameter bagus tidaknya burung tidak berbanding lurus dengan terkenal atau tidaknya ring. Ring biasanya dipasangkan ketika burung piyik berusia 4-10 hari setelah menetas tergantung besar kecilnya burung.


Jenis ring yang biasanya dipasangakan di Merpati Balap:
  1. Ring Peternak: Biasanya memuat informasi tentang nama peternak/team, nomor seri, kota peternak/team, contact person.
  2. Ring Keturunan: Biasanya memuat informasi tentang garis keturunan merpati tersebut
  3. Ring Pusat/PPMBSI: Ring pusat adalah ring yang diterbitkan oleh PPMBSI, organisasi yang menaungi penggemar merpati balap di Indonesia. Biasanya memuat informasi tentang tahun pembuatan, nomer seri, dan logo PPMBSI. Ring ini dijual bebas untuk umum dengan harga Rp 7500/pcs, bisa didapatkan di perwakilan PPMBSI, pengda, ataupun sesama penggemar. Dana yang diperoleh dari penjualan ring digunakan untuk operasional organisasi baik lomba atau kegiatan-kegiatan lainnya.
 Oleh Nominal Bf pada 28 Desember 2014 pukul 9:14

SPEKULASI MEMILIH MERPATI:





1.        Bentuk kepala
Pilih burung yang mempunyai kepala tidak terlalu besar dan dengan batok kepala menyerupai kepala pesawat jet tempur, yang mempunyai derajat kemiringan antara pangkal hidung dg atas batok kepala sebesar 45-60, jangan yang memiliki derajat kemiringan 90, berbeda dengan yang mempunyai kemiringan 45-60, tipe kepala spt ini kan dpat mengurangi gesekan pada saat terbang, selain itu biasanya burung dengan bentuk kepala spt ini lebih cerdas.
2.        Pemilihan Paruh
Pilih paruh yang berbentuk "merit" (runcing pada ujungnya), tidak terlalu besar. Pilih paruh yang bentuknya tidak ada halangan antara paruh dengan kepala apabila terjadi gesekan angin.
3.      Mata
Mata sebagai senjata utama bagi merpati untuk menemukan gerakan tentu tidak akan kita abaikan dalam hal pemilihannya. Pilih mata yang mempunyai pupil (bijih mata) berwarna hitam pekat dan responsif terhadap cahaya (akan membesar dan mengecil dg cepat saat menerima perubahan rangsangan cahaya). Pilih juga yang mempunyai cincin lingkar menempel pada bijih mata (biasanya berwarna hijau) 1/4 keliling bijih mata menggantung di depan bawah. Sedangkan untuk warna mata, pilih yang mempunyai dua warna mata,biasanya perpaduan antara kuning tua dg kuning muda, merah tua dg hijau tua, atau merah muda dg putih. Pilih yang mempunyai warna tengah lebih tenggelam dari warna luarnya,sehingga akan terlihat jelas perbedaan antara keduanya (bila mata burung kita lihat pada tempat yang teduh/tidak terkena cahaya langsung). jika mata burung kita lihat pada saat terkena sinar matahari langsung, maka kedua warna mata akan bergabung dan tampak seperti titik2 warna yang menyatu.
4.      Hidung
Hidung juga berperan untuk merpati dalam sirkulasi udara pada saat terbang, usaha bentuk hidung tidak terlalu besar dan seimbang antara bentuk hidung paruh dengan kepala. Usahakan lubang hidung menghadap kedepan agar sirkulasi udara dapat dengan mudah untuk keluar masuk pada saat terbang.
5.      Leher
Sampai saat ini sy masih berpendapat bahwa leher adalah sarana utama bagi burung merpati. pilih leher yg kuat dan jangan terlalu panjang, pilih panjang leher yang sedikit lebih pendek dari tulang dadanya. pilih juga tulang leher yg kuat, tegak, kencang dan mendongak keatas (saat burung memperhatikan sesuatu,biasanya gerakan), akan tetapi akan kembali mengendur/menekuk seperti semula. karena leher yg selalu tegak terkesan kaku, kalah fleksibel dibanding dg tipe tulang leher yg tadi sy sebutkan.
6.      Warna bulu
kalau menurut pendapat sy pribadi, tapi ini juga msh jadi tahap spekulasi. sy mengelompokkan warna sbb:
a)        Merpati warna ini saya memilih "cekelan" tubuh padat/"kiyel"/kenyal spt karet,berisi kalau dipegang terasa agak berat, dg bulu seperti sutra dalam kehalusannya, tapi tipis bulu dadanya. hitam garing(mentah), utk merpati spt ini sy memilih cekelan bulat padat tapi berbobot, dg bulu seperti sutra.
b)      Sayap sebagai sarana utama burung untuk terbang hendaknya kita harus benar2 memilihnya yg terbaik, beberapa contoh al:
v    Bahu sayap harus kuat dan lentur/jangan kaku, utk bentuk bisa bervariasi, ada yg tebal bulat, pendek berotot. ada juga yg berbentuk pipih, lebar berotot.
v    Bulu sayap tebal kencang tidak bergelombang. pilih juga yg lebar (landung) rapat jarak satu bulu dg yg lainnya. ujung bulu meruncing, dengan lidi tebal kuat tapi tidak kaku serta lentur.
v    Tulang bulu sayap besar kuat sedikit lentur pada ujung bulunya pilih juga yg memiliki sayap sedikit terlihat "mekongkong" saat dipegang. jangan yg memiliki sayap merapat ke badan, karena kualitas terbang akan lebih kencang yg mempunyai sayap agak "mekongkong".
7.      Bentuk dada
Pilih bentuk dada yang berbentuk huruf V atau O (kalau dilihat dari depan), jangan elip mendatar/gepeng. burung dengan bentuk dada berhuruf V atau O biasanya akan terbang kencang dari arah manapun. berbeda dg yg berbentuk gepeng biasanya terbang power / tenaga tidak terlihat.
         Pilih tulang dada yg mempunyai panjang sedikit lebih panjang dari telunjuk org dewasa, atau paling tidak sama panjang. masalah bentuk saya punya pengalaman seperti ini:
a)            Berbentuk seperti tanda 'centang' : dg tulang dada belakang menjorok kebelakang, biasanya burung jadi berbentuk jantung. burung dengan type tulang dada sprti ini dg perangkat lain yg memadai biasanya akan mempunyai shot / tembak anteng / tidak goyang.
b)         Berbentuk seperti bulat O : dengan perangkat lain yg memadai dan "cekelan" padat berisi, burung akan terbang  "nggenjot-nggenjot".
c)         Ada yang berpendapat bahwa kondisi, ukuran jarak dan bentuk "sapit urang" pada burung merpati tidak mempengaruhi gaya terbang dan turunnya, kalau dari pengalaman sy pribadi, bila dinilai dari cara terbang burung sendiri memang sampai saat ini saya belum menemukan adanya pengaruh "sapit urang" sama gaya terbang burung. Kencang tidaknya burung pada saat shoot banyak dipengaruhi oleh factor keturuanan.
d)         saat kita pegang ekor merpatipun akan memp daya tekan kebawah yg berbeda2, ada yg "ndlosor", "ngawet" 45 derajat, dan ada pula yg "ngawet" 90 derajat/ ditempat sy biasa disebut dg "bengkuk".

  1. Ada beberapa Faktor:
    Geberan warnanya tidak sama dengan induk yang mengasuh, biasanya merpati giringnya tidak bagus. giringan akan keras jika warna geberan sewarna dengan indukan yang mengasuh.
2.   Faktor genetik
Ada beberapa Trah yang latihannya susah, susah giring, contohnya : trah darah buldozer.
3.   Bisa juga dilolohkan seperti yang di lakukan teman2 dari madura, tp cara ini tidak di rekomendasi, karena struktur tulangnya berkembang tidak optimal,
  1. Cara mengatasinya:Ganti geberan yang sesuai dengan indukan yang mengasuh,(Tapi jangan sekali2 memasukkan geberan hasil beli di pasar tanpa di karantina, ingat ini musim ujan, bahaya!!!mengatasi Faktor Genetik, perlu kesabaran extra untuk melatihnya.
5.   Obat / jamu yang biasa dipakai :Pil Balap(banyak dijual di pasaran dibungkus kotak kertas kecil, pilnya seperti biji kapuk randu), tapi dosisnya jangan kebanyakan,bulu bisa rontok,Jamu ramuan sendiri, antara lain: kunci, kunyit, sarang burung walet, madu klanceng,kuning telur bebek,dll

CRV BRG 55 P.2010